Peranan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru

Peranan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru

Pendidikan merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan sumber daya manusia. Pelaksanaan pendidikan agar dapat berjalan dengan efektif dan efisien, maka seorang guru dituntut memiliki kompetensi yang memadahi baik dari segi kwantitas maupun kwalitas. Kompetensi ini sesuai yang diharapkan dalam perpektif kebijakan pemerintah, dan kiranya untuk menjadi guru yang berkompeten bukan sesuatu yang sederhana. Untuk dapat mewujudkan hal tersebut di atas diperlukan upaya yang sungguh-sungguh dan maksimal.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kwantitas dan kwalitas guru yang dimaksud di atas adalah melalui optimalisasi peran kepala sekolah. Karena hal ini kepala sekolah sebagai pengelola memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengembangkan kinerja personal, terutama meningkatkan kompetensi professional guru.

Dalam hal peningkatan kompetensi yang professional ini, tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi semata, tetapi mencakup seluruh jenis dan isi kandungan kompetensi sebagaimana yang telah diuaikan di atas.

Peran Kepala Sekolah :

Dalam kebijakan pendidikan nasional yang berkaitan dengan peran kepala sekolah, Depdiknas: 2006, menyebutkan peran kepala sekolah yaitu, sebagai : (1) educator (pendidik); (2) manajer; (3) administrator; (4) supervisor (penyelia); (5) leader (pemimpin); (6) inovator; dan (7) motivator;

Dari ke tujuh peran kepala sekolah itu dapat dijabarkan sebagai berikut:
1. Kepala sekolah sebagai educator (pendidik). Proses belajar mengajar merupakan dari kegiatan di sekolah yang dilakukan oleh seorang guru. Dalam proses ini guru dituntut untuk dapat mengembangkan kompetensi dalam bidang proses belajar mengajar ini, bila menginginkan pembelajaran itu bisa dikatakan berjalan dengan efektif dan efisien. Oleh karena itu untuk meningkatkan kompetansi guru tidak lepas dari peran kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi guru tentang proses belajar dan mengajar. Kepala sekolah mempunyai peran untuk memfasilitasi, memotivasi dalam meningkatkan kemampuan guru.

2. Kepala sekolah sebagai manajer. Dalam kaitannya kepala sekolah sebagai manajer adalah kepala sekolah dapat merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengevalusai kegiatan, melaksanakan pengajaran, mengadakan rapat, menentukan kebijakan, mengambil keputusan, mengatur proses belajar mengajar, administrasi, RAPBS, dan sarana serta mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat dan instansi terkait.

3. Kepala sekolah sebagai administrator. Khusus berkenaan kepala sekolah sebagai administrator bahwa kepala sekolah harus dapat menyelenggarakan administrasi antara lain : perencanaan penggunaan keuangan, pengorganisasian, pengawasan, kurikulum, kesiswaan, ketatausahaan, ketenagaan, dan keuangan sekolah serta adiwiyata dan bimbingan dan konseling.

4. Kepala sekolah sebagai supervisor. Untuk mengetahui kegiatan belajar yang dilakukan oleh seorang guru, kepala sekolah mempunyai peran sebagai supervisor. Dalam hal ini kepala sekolah hendaknya dapat menyelenggarakan kegiatan supervis mengenai : proses kegiatan belajar mengajar,bimbingan dan konseling siswa, kegiatan ekstrakurikuler dan hubungan antara sekolah guru dan masyarakat.

5. Kepala sekolah sebagai leader (pemimpin). Di sekolah kepala sekolah bertindak sebagai leader ini dapat diartikan bahwa kepala sekolah harus dapat dipercaya, jujur dan bertanggung jawab, memahami kondisi guru, kondisi karyawan dan siswanya, memiliki visi dan misi sekolah, berani mengambil keputusan urusan intern dan ekstern sekolah, membuat dan mencari serta memilih gagasan baru untuk kemajuan sekolah, sebagai tauladan dalam melaksanakan tugas, dan menegakkan disiplin di sekolah, serta bertanggung jawab atas kegiatan- kegiatan di sekolah.

6. Kepala sekolah sebagai inovator. Dalam melaksanakan tugas, kepala sekolah dituntut untuk mempunyai inovasi -inovasi demi mengembangkan lembaga di sekolah yang dipimpinnya. Peran inovator kepala sekolah antara lain melaksanakan pembaruan- pembaruan dibidan KBM, BK, Ekstrakurikuler dan pengadaan, mengadakan pembinaan terhadap guru dan karyawan, serta melakukan pembaruan dalam upaya menggali sumber dana untuk peningkatan kinerja guru dan kemajuan sekolah.

7. Kepala sekolah sebagai motivator. Dalam kitannya kepala sekolah sebagai motivator adalah sebagai berikut : mengatur ruang kantor yang konduksif untuk bekerja, mengatur ruang kantor yang konduksif untuk KBM maupun BK, mengatur adiwiyata sekolah, menciptakan hubungan kerja yang harmonis antara guru , siswa dan lingkungan, menerapkan prinsip penghargaan dan sanksi dalam melaksanakan tugas, memberi tauladan dalam menegakkan disiplin tatatertib sekolah yang berkaitan dengan guru maupun siswa, berusaha melaksanakan peraturan yang berlaku demi suksesnya pendidikan di sekolah.

Kesimpulan

Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Kompetensi guru merupakan gambaran tentang apa yang seyogyanya dapat dilakukan seseorang guru dalam melaksanakan pekerjaannya, baik berupa kegiatan, berperilaku maupun hasil yang dapat ditunjukkan..

2. Kompetensi guru terdiri dari kompetensi pedagogik, kompetensi personal, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.

3. Sejalan dengan tantangan kehidupan global, peran dan tanggung jawab guru pada masa mendatang akan semakin kompleks, sehingga menuntut guru untuk senantiasa melakukan berbagai peningkatan dan penyesuaian penguasaan kompetensinya.

4. Kepala sekolah memiliki peranan yang strategis dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, baik sebagai educator (pendidik), manajer, administrator, supervisor, leader (pemimpin), innovator dan sebagai motivator.

5. Seberapa jauh kepala sekolah dapat mengoptimalkan segenap peran yang diembannya, secara langsung maupun tidak langsung dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi guru, dan pada gilirannya dapat membawa efek terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s